Kamis, 27 Agustus 2015



Dalam sejarah Indonesia terbukti, bahwa Bendera Merah Putih dikibarkan pada tahun 1292 oleh tentara Jayakatwang ketika berperang melawan kekuasaan Kertanegara dari Singosari (1222-1292). Sejarah itu disebut dalam tulisan bahwa
Jawa kuno yang memakai tahun 1216 Caka (1254 Masehi), menceritakan tentang perang antara Jayakatwang melawan R. Wijaya.
Mpu Prapanca di dalam buku karangannya Negara Kertagama mencerirakan tentang digunakannya warna Merah Putih dalam upacara hari kebesaran raja pada waktu pemerintahan Hayam Wuruk yang bertahta di kerajaan Majapahit tahun 1350-1389 M. Menurut Prapanca, gambar-gambar yang dilukiskan pada kereta-kereta raja-raja yang menghadiri hari kebesaran itu bermacam-macam antara lain kereta raja puteri Lasem dihiasi dengan gambar buah meja yang berwarna merah. Atas dasar uraian itu, bahwa dalam kerajaan Majapahit warna merah dan putih merupakan warna yang dimuliakan.
Dalam suatu kitab tembo alam Minangkabau yang disalin pada tahun 1840 dari kitab yang lebih tua terdapat ambar bendera alam Minangkabau, berwarna Merah Putih Hitam. Bendera ini merupakan pusaka peninggalan jaman kerajaan Melayu Minangkabau dalam abad ke 14, ketika Maharaja Adityawarman memerintah (1340-1347). Warna Merah = warna hulubalang (yang menjalankan perintah) Warna Putih = warna agama (alim ulama) Warna Hitam = warna adat Minangkabau (penghulu adat) – Warna merah putih dikenal pula dengan sebutan warna Gula Kelapa. Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja Jawa.
Dalam babat tanah Jawa yang bernama babad Mentawis (Jilid II hal 123) disebutkan bahwa Ketika Sultan Agung berperang melawan negeri Pati. Tentaranya bernaung di bawah bendera Merah. Sultan Agung memerintah tahun 1613-1645.
Di bagian kepulauan lain di Indonesia juga menggunakan bendera merah putih. Antara lain, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.
Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.
Di jaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.
Pada umumnya warna Merah Putih merupakan lambang keberanian, kewiraan sedangkan warna Putih merupakan lambang kesucian.



Merah Putih Pada Abad 20

Bendera Merah Putih berkibar untuk pertama kali dalam abad XX sebagai lambang kemerdekaan ialah di benua Eropa. Pada tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya. Tujuan perhimpunan Indonesia Merdeka semboyan itu juga digunakan untuk nama majalah yang diterbitkan.


Pada tahun 1924 Perhimpunan Indonesia mengeluarkan buku peringatan 1908-1923 untuk memperingati hidup perkumpulan itu selama 15 tahun di Eropa. Kulit buku peringatan itu bergambar bendera Merah Putih kepala banteng.

Dalam tahun 1927 lahirlah di kota Bandung Partai Nasional Indonesia (PNI) yang mempunyai tujuan Indonesia Merdeka. PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.
Pada tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera merah putih sebagai bandera kebangsaan yaitu dalam Konggres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera kebangsaan Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.
justify;"> image: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCL3urxAst2y6UjDJoaF5gxQC6nBL6pGzWuNPTRcJ3bW3aeE6X3jRcKdb7L0gK6_ae4pVomFxw0IOtLbmAFoVgrhpyPX6XOjg2gnRCgHHqkTog5fq5Hpc7S5rJ6lI3Ok67F7Dz2W1j7Dc/s320/foto3proklamasiindonesi.jpg

Sang saka merah putih di bumi Indonesia

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 9 Agustus 1945 mengadakan sidang yang pertama dan menetapkan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945).


Dalam UUD 1945, Bab I, pasal I, ditetapkan bahwa Negara Indonesia ialah Negara kesatuan yang berbentuk Republik. Dalam UUD 1945 pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih. Dengan demikian , sejak ditetapkannya UUD 1945 , Sang Merah Putih merupakan bendera kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sang Saka Merah Putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera Merah Putih negara Indonesia. Pada mulanya sebutan ini ditujukan untuk bendera Merah Putih yang dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Proklamasi dilaksanakan. Tetapi selanjutnya dalam penggunaan umum, Sang Saka Merah Putih ditujukan kepada setiap bendera Merah Putih yang dikibarkan dalam setiap upacara bendera.
Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944. Bendera berbahan katun Jepang (ada juga yang menyebutkan bahan bendera tersebut adalah kain wool dari London yang diperoleh dari seorang Jepang. Bahan ini memang pada saat itu digunakan khusus untuk membuat bendera-bendera negara di dunia karena terkenal dengan keawetannya) berukuran 276 x 200 cm. Sejak tahun 1946 sampai dengan 1968, bendera tersebut hanya dikibarkan pada setiap hari ulang tahun kemerdekaan RI. Sejak tahun 1969, bendera itu tidak pernah dikibarkan lagi dan sampai saat ini disimpan di Istana Merdeka. Bendera itu sempat sobek di dua ujungnya, ujung berwarna putih sobek sebesar 12 X 42 cm. Ujung berwarna merah sobek sebesar 15x 47 cm. Lalu ada bolong-bolong kecil karena jamur dan gigitan serangga, noda berwarna kecoklatan, hitam, dan putih. Karena terlalu lama dilipat, lipatan-lipatan itu pun sobek dan warna di sekitar lipatannya memudar.
Setelah tahun 1969, yang dikerek dan dikibarkan pada hari ulang tahun kemerdekaan RI adalah bendera duplikatnya yang terbuat dari sutra. Bendera pusaka turut pula dihadirkan namun ia hanya ‘menyaksikan’ dari dalam kotak penyimpanannya.



Makna Bendera Merah Putih

Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan tubun utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unn utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. 

Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.

Read more at http://info-biografi.blogspot.com/2013/03/sejarah-bendera-merah-putih-indonesia.html#VHkRsidcWHBfud7D.99

Kamis, 20 Agustus 2015

                                                    Cinta Sejati



Cinta,
Dimana engkau bersandar?
Dimana engkau tersenyum?
Aku merasa kehilangan cinta sejatiku
Aku cari kau sampai ke ujung dunia
Aku menunggumu sampai nafasku terhenti
Takan pernah tersenyum lagi kau di bahuku
Kenapa?
Cinta,
Akan aku buktikan walau gelombang terus menerkamku bertubi-tubi
Walau terus terjatuh darahku mangalir tak jadi masalah bagiku
Karna hati ini hanya untukmu
Tak peduli nafasku kan terhenti
Tak peduli darahku kan selalu mengalir
Peduliku hanya kau cintaku
Kapankah kau akan hadir lagi di sisiku?
Seberapa lama lagi aku menunggumu?
Tapi aku yakin kau akan hadir di sisiku.
                       "SAHABAT YANG MENJADI PENGHIANAT"

"Sakit yang kurasa, menusuk dalam hati dan sanubari. Kau tega menghianati kepercayaan yang telah kuberi. Kau hancurkan hubungan persahabatan ini. Kau tega lukai hatimu sendiri, seseorang yang ada di sampingmu"

"Betapa sakitnya hati ini kau hancurkan hubungan persahabatan kita hanya karena tingkah murahanmu yang sungguh-sungguh bagai pedang menyayat hatiku. Kau tega lukai hatiku yang selama ini mempercayaimu"

"Mungkin segala ketulusan persahabatanku tidak pernah engkau lihat, yang engkau lihat hanyalah kebahagiaan dirimu sendiri."

"Andaikan engkau tahu perasaanku yang terluka ini, mungkin engkau tidak akan pernah tega menyakitiku."

"Ku tak sedikit pun menyadari, mengapa kau tega lakukan semua ini padaku. Kau lukai dan tusuk-tusuk hatiku yang selama ini selalu mempercayaimu."

Kamis, 04 Juni 2015

Pengertian Perlengkapan Kantor

  • Pengertian Peralatan dan Perlengkapan Kantor
Peralatan atau perlengkapan kantor adalah barang-barang yang digunakan untuk menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan di kantor. Misalnya kertas, amplop, pita mesin, dsb.

  • Apabila dirinci peralatan/perlengkapan kantor dapat dibedakan menjadi:
  1. Barang yang habis pakai yaitu barang-barang kantor yang hanya dapat dipakai 1 kali atau tidak tahan lama. Misalnya kertas, amplop, tinta, karbon, klip/penjepit kertas, dsb.
  2. Barang yang tidak habis pakai yaitu barang-barang kantor yang dapat dipakai berulang kali atau tahan lama. Misalnya penggaris, hecter/stepler, gunting, dsb.

  • Penanganan perlengkapan kantor
Untuk menangani masalah peralatan/perlengkapan kantor yang digunakan pada suatu bagian kantor biasanya berdasarkan langkah-langkah berikut:
    • Pengadaan
Yaitu usaha yang bertujuan untuk memperoleh peralatan atau perlengkapan kantor sesuai rencana kebutuhan yang telah di tentukan melalui pembelian, pembuatan sendiri, menyewa, dll.
    • Penyimpanan
Yaitu kegiatan untuk menampung hasil pengadaan barang perlengkapan yang meliputi segi administrative (pencatatan ke dalam buku barang) maupun segi fisik (penyimpanan barang itu sendiri).
    • Pengeluaran
Yaitu penyaluran barang dari unit pergudangan kepala unit berdasarkan bon permintaan dan harus di catat pada buku pengeluaran barang.
    • Pemeliharaan
Yaitu segala usaha yang dilakukan terus-menerus agar barang tetap terpelihara baik sehingga siap dipakai saat diperlukan.
    •  Penghapusan
Yaitu usaha yang dilakukan untuk meniadakan/menghapus barang-barang dari dalam daftar infentaris berdasarkan peraturan yang berlaku.

 Jenis dan Manfaat Peralatan Kantor :
1. Meja 
 
Meja yaitu salah satu furnitur berbentuk permukaan datar yang disokong oleh sebagian kaki. Meja biasanya dipasangkan dengan kursi. Meja yang umum tak mempunyai laci, namun bila berlaci dia dapat berupa souvenir kantor, almari meja dengan adanya banyak laci, serta lain sebagainya. Meja yang spesial digunakan untuk bekerja dimaksud meja catat atau bangku.
Yang disebut meja di sini yaitu meja yang dipakai oleh pemimpin serta beberapa karyawan untuk lakukan operasional perkantoran. Meja sangatlah dibutuhkan oleh beberapa karyawan yang dengan cara umum melakukan aktivitas didalam ruang, seperti sekretaris, bendahara, sisi personalia, serta pemimpin perusahaan.
Kantor yang baik, terkecuali memiliki meja untuk aktivitas operasional alangkah sebaiknya bila sediakan meja untuk tamu. Meja serta kursi tamu bakal memberi kenyamanan pada beberapa tamu yang datang ke kantor serta memberi kesan yang baik pada mereka.
 2. Kursi 
 
Kursi yaitu suatu perlengkapan rumah yang umum dipakai juga sebagai tempat duduk. Biasanya, kursi mempunyai 4 kaki yang dipakai untuk menyokong berat badan di atasnya. Sebagian type kursi, seperti barstool, cuma mempunyai 1 kaki yang terdapat dibagian tengah. Terkadang kursi juga dilengkapi dengan sandaran kaki.
Kursi lipat adalah salah satu misal type kursi yang telah cukup populer. Diberi nama kursi lipat lantaran kursi ini dapat dilipat waktu tak dipakai hingga lebih praktis saat disimpan. Berdasar pada strukturnya, kursi lipat dapat dibedakan jadi 2 jenis yaitu kursi lipat meja serta kursi lipat tanpa ada meja. Semasing type kursi lipat ini memiliki faedah serta pemakaian yang berlainan.
3. Almari arsip 
 
Tiap-tiap perkantoran tentu memiliki arsip meskipun dalam kemampuan yg tidak terlampau banyak. Sekurang-kurangnya surat-surat masuk serta keluar. Tentu kita tidak bisa memikirkan jika surat-surat itu cuma disimpan didalam map diatas meja atau didalam laci. Kertas adalah benda yg tidak tahan lama gampang rusak serta lapuk. Jadi alangkah sangatlah baik bila tiap-tiap perkantoran memiliki almari arsip untuk menaruh arsip-arsip utama yang sangatlah bernilai untuk satu perusahaan.
Umumnya almari ini di buat berbahan baja atau type metal yang lain. Hal semacam ini ditujukan untuk hindari bahaya kebakaran. Manfaat : dipakai untuk menaruh arsip-arsip atau warkat
3. Komputer 
 
Bersamaan dengan perkembangan zaman, dimana beragam peralatan tehnologi mutakhir diketemukan. Sesuai sama maksudnya, beragam peralatan mutakhir di ciptakan dengan maksud untuk mempermudah pekerjaan manusia. Salah satu peralatan mutakhir itu yaitu computer.
Computer adalah peralatan elektronik yang bukan sekedar memiliki kekuatan untuk memproses kata seperti pengetikan, memproses data seperti perhitungan, bikin tabel serta grafik, bikin gambar, design, dan sebagainya. Computer juga memiliki manfaat pengarsipan untuk mengamankan beragam dokumen-dokumen utama. Hingga karenanya ada computer, bisa dikerjakan penghematan serta pengefisienan beragam kesibukan perkantoran.
4. Printer 
 
Untuk suatu perkantoran, memiliki computer saja tidaklah cukup jika tak dibarengi dengan printer. Printer adalah alat yang dibutuhkan untuk cetak beragam dokumen atau sebagian hasil pekerjaan kita yang di buat dengan memakai computer. Suatu perkantoran yang cuma tak memiliki printer bakal memperoleh kesusahan saat mesti cetak sebagian dokumen utama dengan cepat serta menekan. Oleh karenanya keperluan pada printer adalah keperluan yang sangatlah utama untuk dipunyai.
5. Mesin tik
Kepentingan pada mesin tik terkait erat dengan aktivitas administrasi atau surat-menyurat. Kantor-kantor yang telah moderen biasanya telah tak akan memakai mesin tik lantaran fungsinya telah digantikan oleh computer. Walau sekian, untuk kantor-kantor yang ruangan lingkup kerjanya belum demikian besar dan ada di daerah biasanya keperluan pada mesin tik masih tetap sangatlah dibutuhkan.
6. Scanner 
 
Scanner ini adalah suatu piranti masukkan (input piranti) computer yang bermanfaat untuk memindai (men-scan) gambar atau dokumen berbentuk teks diatas kertas kedalam dokumen digital computer atau file computer. Faedah umum dari scanner ini yaitu untuk bikin arsip dari suatu dokumen surat serta foto.